Tampilkan postingan dengan label Michiyo dan Tay. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Michiyo dan Tay. Tampilkan semua postingan

Lembar surat ke empat Michiyo

BY Unknown IN No comments


Teruntuk Hamano Taiki 


Tay.. Kali ini kutuangkan tinta perasaan untuk menuliskan lembaran suratku untukmu. 
Ini kali ke empat sudah kita bertemu dengan bulan yang penuh berkah tapi dengan keadaan yang tak jauh berbeda dari sebelumnya. 

Tay.. Sore ini langit mendung kembali hadir mengisi ruang, membawakan hujan yang selalu aku rindukan. Hujan memelukku dalam basuhan air langit vertikal, bersama hembusan angin yang menusuk ke sela-sela persendianku. Percakapan terakhir kita meninggalkan sejuta rasa yang tak terperi, hal yang kerap kali menjadi persinggungan tiada usai. Kesedihan itu pecah tak bisa terbendung lagi Tay.. Ketegaranku mulai terusik, aku sedih karena begitu merindukanmu. Aku kesal karena ketidakberdayaanku menyikapi ini.
Dengar Tay.. Aku mencoba terus optimis dalam hal apapun, tapi kali ini aku sungguh merindukan kehadiranmu.. Hujan yang menjadi anastesi luka ku selama ini, membawa senandung-senandung siang dan malamku.. 

Tay.. Aku tak meragukan sedikitpun rasamu terhadapku, tetapi terkadang sepi itu muncul tanpa bisa dilarang. Aku ingin melampaui batas-batas kebahagiaan itu bersamamu, merajut asa yang ada dalam dada, merenda kisah penuh suka cita. Bersama dalam naungan kasih sayang, melangkah menuju masa yang dinantikan. 

Untukmu ,, kekasih hatiku 
rindu ini membumbung tinggi Tay.. Dan semoga Tuhan menyegerakan kebersamaan kita. 


Dari kepingan hatimu yang terpisah 
**Ishikawa Michiyo**

Lembar ketiga surat Michiyo

BY Unknown IN No comments

Dear Hamano Taiki..

Kembali aku menuliskan semua rangkaian kata yang ada dalam benakku ,menjadi lembaran surat untukmu.

Untukmu pria yang namanya telah terukir dalam palung hatiku..
Tay... Gumpalan awan mendung, hadir kali ini yang mengisyaratkan bahwa ada air langit yang di bawa bersama didalamnya, yang tak lama lagi berselang akan dicurahkan ke seisi alam ini. Terimakasih karena kamu mengirimkan hujan untuk menemaniku kembali Tay^_^ ..  

Hari ini hujan kembali bersenandung seirama angin yang berhembus. Riuh rendah beralunan menjadi melodi yang syahdu,,
aku suka suasana seperti ini Tay...
Hujan mengobati setiap luka yang tersembunyi karena merindukanmu. Hujan membawa kesejukan pada tanah yang tandus. Setelahnya, hujan membuat kelopak-kelopak bunga bermekaran , mengundang kupu-kupu elok menari-nari mengelilinginya menjadikan panorama warna nan cantik seiring biasan pelangi yang melekuk indah.
Hujan mengisi kembali mataair-mataair yang mulai surut karena kemarau berkepanjangan masa kemarin.

Tay ..hujan selalu mengiringi kisahku denganmu ,hujan menjadi saksi pertautan dua hati yang melebur menjadi satu. Hujan punya banyak cerita tentang kita , dimana aku dan kamu berada didalamnya, menjadi pemeran utama dalam kisah yang tak bertema. Jiwaku mengalir seiring hujan yang terus berderai Tay. Menyampaikan semua rasa yang hanya dapat di artikan oleh kehadirannya.
Dari wanita yang bernaung dalam perisai hujan
Ishikawa Michiyo

Lembaran kedua surat Michiyo

BY Unknown IN No comments

Dear Hamano Taiki

Tay,, hari ini hujan tidak turun seperti biasanya , mungkinkah hujan sama marahnya denganmu kepadaku , sehingga baik kamu maupun hujan tidak mau menyapaku, setidaknya jika kamu marah jangan biarkan hujan juga marah terhadapku Tay , biarkan hujan yang menemaniku saat kamu tak ingin bersamaku. Hujan merupakan media aku untuk menyampaikan setiap yang aku rasakan untukmu , sapanya saja cukup mewakili rinduku padamu. Hujan tak pernah memberikan syarat untuk dia menuangkan air langitnya , jika dia berkhendak , dia akan turun menyapa bumi , jangan tahan hujan untuk menyapaku Tay , karena hujan sebagai pelipur ku ketika aku tak bisa bersamamu.

Untukmu Hamano Taiki , satu-satunya pria yang selalu aku cintai..
aku menunggumu disini , kita akan bertemu dengan hujan yang mengiringinya.. menari dibawah butiran-butirannya , menapaki tanah yang basah bersama , perlahan satu demi satu , menaiki anak tangga kehidupan menuju puncak kebahagiaan.hujan selalu memberikan kehidupan baru bagi makhluk hidup , begitu juga arti kamu untukku.
 Dari wanita yang menantimu dan selalu menyayangimu

Ishikawa Michiyo

My Dear

BY Unknown IN No comments

Sayangku ..
aku selalu mencintaimu meskipun tak ada
orang lain yang mengetahuinya
aku selalu merindukanmu meski dalam diamku
aku selalu berusaha menjadi yang terbaik
agar bisa membuatmu bahagia
agar selalu bisa mendengar tawa ringanmu
dalam percakapan kita

Cintaku ..
maafkan aku jika belum bisa membuatmu
bahagia
maafkan kelalaianku sehingga engkau masih
harus menantiku
maafkan aku belum bisa berada di sisimu
untuk selalu mendampingimu
maafkan aku jika aku tak sengaja
membuatmu menitikan airmata
tapi sayangku,, percayalah bahwa aku akan
menjadi orang yang pertama menangkapmu
ketika kamu terjatuh , aku ingin selalu
menjadi obat pelipur lara mu ketika
kesedihan melanda bathinmu

Kekasihku ..
aku ingin menjadikanmu bidadari yang
mendampingiku kelak
disaat bahagia ataupun menderita
dalam ikrar yang kita ucapkan bersama
disaat kita mulai menua , saling menopang
satu dengan yang lainnya
aku ingin hanya engkau yang berada disisiku
kelak
hingga izrail hadir untuk memisahkan
sukmaku dari raga yang selalu bersamamu

belahan jiwaku..
aku selalu berdo'a kepada Sang Penyatu jiwa
agar kita disegerakan bertemu
dalam setiap sujudku , tak pernah luput aku
meminta agar kita di satukan
dalam keadaan yang berbahagia
kelak kisah kita ini menjadi sejarah bagi kehidupan mendatang

#flow

Lembar pertama surat Michiyo

BY Unknown IN No comments

Dear Hamano Taiki

Begitu banyak rasa yang ingin aku sampaikan padamu Tay,hingga akhirnya aku tuangkan dalam lembaran surat ini.
Untukmu ,pria yang selalu menemani hari-hariku , rasa rindu ini selalu menyusup ke relung hati , hingga terkadang membuat sesak dada ini. Tay , taukah kamu meski dalam kesibukanku ,aku selalu merindukanmu. Ketika hujan turun , aku selalu mencoba menitipkan rasaku padamu. Rasa yang ingin segera bertemu dengan lelaki yang selalu dirindukan setiap hari. Hujan selalu mengingatkanku tentang dirimu Tay, mungkin tak banyak kata manis nan syahdu yang bisa aku ungkapkan padamu saat kita berbicang. Sikap acuh ku kerap kali ,membuatmu kesal tak menentu maka maafkan atas hal itu, tapi Tay yang perlu kamu ketahui bahwa setiap malam aku berdoa kepada Sang Penyatu Jiwa agar kita disegerakan bertemu , dan kelak disatukan dalam ikatan yang hanya terpisah oleh maut.
Tay, saat ini mungkin kamu sedang sibuk dengan semua tugas-tugasmu , sehingga komunikasi kita sedikit berkurang, tak banyak waktu yang bisa kita pakai untuk bersenda gurau seperti sebelumnya. Tapi aku berharap semoga kamu tetap semangat dan bisa menyelesaikan tugasmu dengan baik,dan aku selalu mendoakan yang terbaik untukmu.

Dari orang yang selalu merindukanmu

Ishikawa Michiyo